Selasa, 31 Juli 2012

ai em bek :D

sekian lama blog ini tak terjamah oleh si empunya. blog yang lahir beberapa tahun silam gegara tugas dari guru komputer di masa putih-abu ini ditelantarkan begitu saja. boleh dibilang habis manis sepah dibuang,setelah dapat nilai lantas ia ditinggalkan begitu saja. kasian sekali,ckckck. kamu sih,mau-maunya dimanfaatkan sama pemilikmu.
sampai pada akhirnya dipenghujung bulan juli 2012 ini si owner siuman dan membujuk si blog yang merajuk manja (halahhh-_-)

oke,baiklah. saya mengaku saja. sebenernya yang jadi tuwan-nya si blog ini saya (ga ada yang nanya kan?okesip!)
kenapa blog ini ditelantarkan? ya,karena itu tadi. nilainya udah dapet,dan ga jelek-jelek amat. lagian pada masa itu (anggap saja zaman jahiliah) koneksi ke internet ini agak gimanaaaa gitu. maklum,saat itu saya berada di tengah hutan belantara (tapi saya BUKAN orang utan,CATET!)
saya juga ga punya laptop,nyentuh internet itu ya paling dari hape. kebayang ga sih mesti nge-blog via hape? -_-
maka dari itu,saya memutuskan hubungan saya dengan si dia ini. maap ya cyn,bukan maksud hati. aku terpaksa,sungguhhh... <-- korban sinetron

oke,bek tu de topik.
setelah sekian lama ditinggalkan,pada pertengahan 2012 ini-harusnya sudah kuliah semester 3-saya kembali menjalin hubungan yang sempat "lost" ini. yahh,sebenernya sih saya juga udah punya blog yang laen. tapi dari pada yang ini mubazir gitu aja,jadi diajak balikan deh. tuh,udah dikasih baju baru,make-up,plus aksesoris.
makanya dia ga lama-lama merajuknya. hebatkan guweeehh? hahahahha *evil's laugh*

setelah diliat dengan seksama,ini postingannya rada bikin malu juga-_-
gimana nggak? bahasanya cetek,tulisannya 4L4Y iwwwhh
eh,tapi wajarlah. kan kala itu kita masih remaja,kala senja digereja tua. waktu itu hujan rintik-rintik,kita berteduh dibawah atapnya. ehhh,lawas beut.
tadinya mau dihapus aja itu postingan,tapi sayang. karena bagaimanapun situasi,kondisi,dan cuacanya,itu tetep tulisan saya,cerita saya,hidup saya~dimasa lalu.
masa lalu jangan dihapus gitu aja dong ya. karena ga akan ada hari ini kalo ga ada kemaren,tak juga ada besok. (settdahhh,ngemeng apa tuh barusan?)

yah,begitulah kira-kira ceritanya. sekarang saya kembali,untuk memberi makan blog ini.
dengan cerita baru,gaya baru (tidak ada unsur 4L4Y),dan pastinya kehidupan baru (yang lebih baik)
okesip. sekian dari saya.
kesimpulan yang bisa diambil dari deretan huruf diatas ini yaitu :

  1. jangan membuang sepah yang sudah habis manisnya
  2. jangan tinggal dihutan
  3. jangan  4L4Y
sampai ketemu dilain kesempatan,dibulan baru,cerita baru,judul baru,lembar baru,dll yang baru-baru (pacar baru juga boleh :D)

Jumat, 30 Maret 2012


Untukmu yang Tak Pernah Letih Menyintaiku

Tak ada yang begitu tulus mencintaiku seperti dirimu
Tak ada yang sanggup mengerti ku sepertimu
Tak akan pernah ada yang mampu penuhi semua mauku
Tak akan pernah ku temukan cinta yang seperti cintamu
Berulang kali telah ku sakiti hatimu
Beribu kali telah ku buat menetes air matamu
Tapi pintu maaf mu selalu terbuka lebar untukku
Walau sering ku membuatmu terluka
Kau selalu berusaha membuatku bahagia

Ketahuilah,
Tak ada niatku ‘tuk menyakiti mu
Tak pernah terfikir olehku ’tuk melukai hatimu
Tak pernah mau ku melihat tetes air matamu
Semua terjadi diluar kendaliku
Diluar kesadaranku dan bukan kehendakku
Semua hanya karena hasutan egoku
Walau sulit terucap dari lisanku
Ketahuilah,
Aku sangat mencintaimu
Dan selamanya akan tetap begitu

Jumat, 24 Februari 2012

Opera de Kastilo

-->
Kepada yang Tercinta

Kemarin, kita merangkai do re mi falset,

di dalamnya kita bubuhi tawa
Beberapa waktu lalu, kita melantunkan fal sol la sumbang, kita hiasi tangga nada dengan keangkuhan, kita gantung not-not kehidupan dengan semangat...
Hari ini, kita memelodikan syair-syair naif, kita bermain warna di antara jeda, kita menjinjit geli tatkala bes dan kress kehidupan menggelitik kenyamanan kita...
Baru saja, kita berpaduan suara akan cita-cita, kita kata semua ada, kita anggap semua nyata di depan mata...

Dan, kawan, indah dan asrinya, kesombongan yang menggerogoti kita, mengalun serenade-serenade nada-nada jiwa yang kukuh, menjalin cerita, mencari cinta, menggapai cita, kita bukanlah keajaiban, namun, keajaiban lahir bersama kita...
Dituntun dirijen-dirijen bijaksana, ajarkan simfoni-simfoni harapan katanya...
Kita akan adakan konser akbar, bersiaplah dengan serenade dan melodi yang selaras...
Kita tidak memperhitungkan tawa dan air mata, karena kita, kita bukanlah sesuatu yang bisa ditafsir dengan angka, kita bukanlah pengandaian, tetapi kita, kita adalah cinta dan cita, cinta dan cita yang tidak hanya berbingkis cerita..

Aku, Kau, dan Kita (Sembilan)

Masih adakah dalam ingatan mu,,,
Masih terngiang dalam waktu itu...
Aku berlari dengan semangat mu,,,
Kau pun bernyanyi dengan semangat ku...

                                                Saat bersama kisah lugu itu,,,
                                                suka duka lara hari yang biru...
                                                Sekilas cerita terpatri begitu saja,,,
                                                Kisah aku, kau, dan kita sahabat slamanya...

                       *ku kan bercerita pada dunia...

Reff)       Sembilan kita pelangi yang jaya...
               Bersama raih bahagia nyata...
                Sembilan kita adalah keluarga...
               Semoga aku, kau, dan kita meraih cita kita...

Selasa, 28 Juni 2011

WISATA GRATIS oleh Departemen Pariwsata dan Kebudayaan Indonesia, Mau???

Time
12 July · 06:30 - 09:30

Location
Pulau Komodo, dengan rute perjalanan Jkt-Bali-Labuhan Bajo-Pulau Komodo-Pink Beach



Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata di berbagai tempat menarik di indonesia Departemen Kebudayaan dan Pariwisata melalui program VISIT INDONESIA 2011 mengadakan kuis berhadiah secara online di:
http://www.indonesia.travel/quiz/index.php?fuid=100000131333634

Ikuti kuisnya dan menangkan wisata ke Pulau Komodo 3 hari 2 malam untuk 5 orang pemenang (Hadiah termasuk tiket, akomodasi, dan uang saku)
--enakkan udah jalan gratiss...masih dikasih uang saku lagi...mau!!!--
http://www.indonesia.travel/quiz/index.php?fuid=100000131333634

Selain itu juga tersedia 1 Digital Photo Frame, 2 Digicam, 3 IPOD Shuffle dan 10 Flashdisk yang akan diundi secara mingguan. Untuk info selengkapnya silahkan cek langsung.
http://www.indonesia.travel/quiz/index.php?fuid=100000131333634

" Aku cinta budaya dan wisata alam Indonesia..."
come join us on http://www.indonesia.travel/quiz/index.php?fuid=100000270497284
:)

Selasa, 20 Juli 2010

cerpen

Bayang Abadi
Oleh: Jeli Farida
GWEN terbangun. Lagi- lagi mimpi buruk itu menghampirinya. Kembali ia teringat pada kejadian beberapa tahun silam. Bayangan masa lalu itu seakan di-replay secara otomatis diotaknya. Tanpa sadar ia menangis histeris dan berteriak-teriak. Teriakannya memuncak bersamaan dengan alarmnya yang berdering nyaring.
Sepuluh menit kemudian Gwen kembali kealam sadarnya. Ia berusaha mengatur nafasnya yang tersengal-sengal. Setelah berhasil menguasai dirinya, Gwen mematikan alarmnya. Lalu menuju kamar mandi dan kemudian bersiap-siap ke sekolah.

Gwen Millany adalah seorang gadis kecil berusia 9 tahun. Ia tinggal bersama kakak laki-lakinya, Mozzart Gallaghan, di rumah peninggalan orangtua mereka yang meninggal dunia karena pembooman sebuah restoran didaerah tempat tinggal mereka – saat ledakan itu terjadi, mobil yang dikemudikan papanya baru saja memasuki area parkir disebelah restoran.
Setelah peristiwa itu mereka memilih untuk tetap tinggal di rumah itu. Sementara itu untuk biaya hidup sehari- hari dan kebutuhan sekolah sudah diambil alih secara sepihak oleh Paman Alfred, adik mamanya, tanpa perlu meminta persertujuan mereka berdua. Mozzart berjanji pada dirinya sendiri dan mendiang orang tuanya untuk selalu menjaga dan melindungi adik semata wayangnya.

Entah sudah berapa kali Gwen menanyakan jam pada satpam saat menunggu dijemput oleh kakaknya. Saat Mozzart datang, dengan senyum lebar Gwen menyambut kedatangan kakak kebanggannya yang langsung menggandeng tangan mungilnya untuk membawanya pulang.Gwen sama sekali lupa jika hari itu adalah hari ulang tahunnya. Ia baru ingat setelah kakaknya membawanya kesebuah rumah makan dan memberinya sebuah kado berisi jam tangan digital berwarna kuning, warna favorit Gwen. Asyik, jam tangan warna kuning di ulang tahun yang ke sembilan, hihihi. Gwen segera melingkarkan jam itu ditangannya.
Dalam perjalanan pulang Gwen meminta Mozzart untuk membelikan balon yang dijual diseberang jalan. Setelah membelikan balon untuk Gwen, Mozzart kembali menemui Gwen. Ketika menyeberang jalan, tiba- tiba sepeda motor yang melaju kencang dari sebelah kanan menghantam tubuh Mozzart. Gwen yang menyaksikan kejadian itu langsung menjerit- jerit dan menangis histeris. Ia segera berlari kearah Mozzart yang tergeletak bersimbah darah dan memeluknya. Tak lama kemudian Mozzart meninggal dalam pangkuan Gwen. Jam tangan warna kuning itu menjadi kado terakhir Mozzart untuk adik yang sangat dicintainya. Setelah kematian Mozzart, Gwen menjual rumahnya dan tinggal bersama Paman Alfred.

Gwen seakan- akan mendengar dinding dikamarnya bersuara. Suara itu seolah- olah menuduh Gwen yang menjadi penyebab kecelakaan beberapa tahun lalu. Ia memejamkan mata dan menutup telinganya rapat- rapat. Kembali ia mendengar suara yang memanggilnya. Tetapi bukan dari tembok- tembok kamarnya, suara itu sangat akrab ditelinganya. Setelah memberanikan diri untuk membuka mata, ia melihat Mozzart yang berjalan mendekatinya. Kakak akan selalu jagain kamu, Gwen. Setelah mendengar suara itu, Gwen melihat Mozzart perlahan- lahan semakin memudar lalu menghilang.

Turun dari angkot yang mengantarnya ke kompleks rumah Paman Alfred, Gwen melewati dua orang preman. Gwen merasa seperti ada yang mengikuti, tetapi setelah menoleh ke belakang kedua preman itu tidak lagi terlihat. Fuuuhhh… syukurlah, ucap Gwen dalam hati. Tetapi tiba- tiba seseorang merampas tas Gwen dari belakang. Gwen segera berbalik mengejar pencuri tasnya yang ternyata adalah salah satu dari preman yang dilewatinya tadi dan berteriak maling. Pencuri itu sudah berbelok ke kiri sehingga Gwen tidak bisa lagi melihat kemana perginya. Saat Gwen berbelok kekiri pencuri tersebut sedang berhadapan dengan seorang pemuda berpakaian hitam- hitam. Pemuda itu lalu menghajar pencuri itu dan mengambil tas Gwen. Pemuda itu memberikan tas itu kepada Gwen.
Gwen mengingat- ingat kembali kejadian serupa yang pernah dialaminya. Mulai dari kejadian di bus waktu seorang mahasiswa mencoba menggodanya hingga Gwen merasa risih. Lalu seseorang yang berdiri dibelakangnya menggertak cowok itu hingga membuatnya terdiam dan segera menjauh dari tempat Gwen berdiri. Sang penolong berbalik dan turun dari bus sehingga Gwen tidak bisa melihat seperti apa wajah orang yang telah menolongnya itu. Lalu kejadian saat ia dan teman- temannya sedang berlibur, kemudian saat di mall bersama Ammy, dan kejadian- kejadian berikutnya yang ia tak tahu lagi bagaimana kronologisnya. Gwen selalu ditolong oleh seorang pemuda tak dikenal. Gwen pun sempat berpikiran konyol, mungkinkah Sang penolong itu adalah malaikat yang ditugaskan untuk menggantikan tugas Mozzart? Atau dia memang Mozzart? Gwen mengambil jam tangan warna kuning yang disimpannya dalam kotak kecil didalam lemarinya.Sadar, Gwen! Nggak mungkin dia Mozzart. Mana mungkin dia bisa hidup lagi? Gwen lalu menemui Ammy di kamarnya dan menceritakan kejadian itu pada Ammy.
“ What? Jangan gila, deh. Kalau sang penolong itu Mozzart, terus yang kamu antar ke Pemakaman itu siapa? Tukang balon? Ada- ada aja, deh.”
“ Tapi aku ngerasa ada yang ngikutin aku kemana- mana. Aku nggak tau siapa, tapi aku yakin dia itu Mozzart.”
“ Kebetulan aja kali. Dasar kamu aja yang nanggepinnya berlebihan.”

Lagi dan lagi. Gwen terbangun karena mimpi buruk itu kembali menghampirinya dalam satu tahun terakhir. Hanya saja sekarang ia merasa tak perlu lagi menangis histeris dan berteriak- teriak, karena ia yakin bahwa Mozzart masih ada disisinya untuk melindunginya. Tahun pertama Gwen pindah ke rumah ini, Paman Alfred, Bibi Prita, dan Ammy dihebohkan oleh teriakan tengah malam Gwen yang hampir setiap malam. Dan Gwen merasa sangat menyesal telah merepotkan mereka dengan teriakan- teriakan tengah malamnya itu. Gwen mengambil kembali jam tangannya. Gwen tahu, kakak selalu jagain Gwen dari sana dan Gwen akan buktikan kalau itu benar, katanya dalam hati.

Di perjalanan pulang dari sekolah, Gwen seperti sedang memikirkan sesuatu. Lalu ia memilih melewati jalan yang lebih lebar dan ramai. Sebelum menyeberangi jalan, Gwen berhenti sejenak. Aku akan tahu yang sebenarnya, batinnya. Ia menyeberang dan tiba- tiba berhenti ditengah jalan dan sebuah travel melaju kencang ke arahnya. Ia tahu bahwa akan ada seseorang yang akan menyelamatkannya. Kakak akan datang buat Gwen, kakak pasti nolongin Gwen. Gwen tahu, kakak pasti datang. Iya kan, kak?
“ KAKAAAAK…!”
Lalu Gwen terpelanting dan mendarat sejauh ± 5m dari tempatnya semula. Darah segar mengucur dari seluruh tubuhnya. Gwen tersenyum tipis, kakak tidak datang, ternyata selama ini Gwen hanya dibayang- bayangi oleh pikiran tentang kakak karena Gwen kangen kakak. Gwen kangen, kak. Lalu ia melihat kakaknya tersenyum dan mengulurkan tangan padanya. Gwen menyambut uluran tangan itu dan kemudian menutup mata untuk selama- lamanya.


Rabu, 24 Maret 2010

Humph...

Jiaaaah...
Lbur UN smggu..
Mlai hri snin q l bosen,uring2an drmh..
Skrg bru hri rabu,hoooh...
Ehm,b2...
P2,m2,abg&k2 dh mlai tny2..
"Dek,ntr rncn ny mo nglnjt kmn?"
??Gw mo jwb ap?
Ju2r aj,gk ad byngan dkit pn mo nglnjt kmn...
Bngung euy...
Ini suka,itu suka,yg ono jg suka,gmn dong??
Tp gw cm skdr suka aj...
G brni mw blg pngen ksitu...
Tkut slh n nysel,cz gw jg ga bnr2 m'ngthui scra m'dlm...
Oooooohh,pala gw mlai puyeng neh..
God,kmn stlh SMA??
Please give me d'best answer...